JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) berhasil menyelesaikan penugasan angkutan barang sepanjang 2025.
Total realisasi angkutan mencapai 13.142 TEUs peti kemas, melampaui target dan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pencapaian ini menunjukkan komitmen Pelni dalam mendukung distribusi logistik nasional.
Realisasi Angkutan Barang
Dari total angkutan, 9.103 TEUs merupakan muatan berangkat atau sekitar 69 persen. Sedangkan muatan balik mencapai 4.039 TEUs atau 31 persen dari total produksi. Jumlah tersebut menandai pertumbuhan signifikan dibandingkan realisasi 2024 yang sebesar 12.429 TEUs.
Realisasi angkutan ini didukung pengoperasian lima kapal milik Pelni. Ditambah tiga kapal Kendhaga Nusantara yang ikut memperkuat armada. Total pengoperasian kapal memastikan distribusi barang lancar ke seluruh wilayah nusantara.
Program Tol Laut dan Dampaknya
Angkutan barang Pelni sejalan dengan program Tol Laut pemerintah. Program ini bertujuan menurunkan disparitas harga barang di berbagai daerah. Hasilnya, harga kebutuhan pokok di wilayah terluar menurun antara 20 hingga 40 persen.
Muatan berangkat didominasi oleh barang kebutuhan pokok dan penting. Sementara muatan balik berasal dari komoditas daerah yang diekspor ke kota-kota besar. Skema ini mendukung pemerataan ekonomi sekaligus konektivitas antarwilayah.
Trayek dan Kapal Pendukung
Penugasan pemerintah melibatkan delapan trayek dengan 32 pelabuhan singgah. Pelni berhasil merealisasikan 110 voyage hingga akhir tahun. Koordinasi dengan pihak terkait memastikan semua trayek berjalan lancar dan sesuai jadwal.
Pengoperasian kapal tidak hanya fokus pada volume, tetapi juga kualitas layanan. Setiap perjalanan diawasi ketat demi keselamatan muatan. Strategi ini membuat Pelni mampu memenuhi target sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Kontribusi terhadap Konektivitas dan Ekonomi
Angkutan barang Pelni bukan sekadar distribusi logistik. Aktivitas ini menjadi instrumen pemerataan ekonomi nasional. Dukungan pemerintah dan kolaborasi dengan stakeholder memperkuat konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Pelni menekankan pentingnya koordinasi untuk memastikan barang kebutuhan pokok sampai tepat waktu. Program ini selaras dengan visi Asta Cita dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Kesuksesan angkutan barang menjadi bukti kemampuan Pelni dalam mendukung pembangunan nasional.