Distribusi Barang Nasional Lebih Lancar, KAI Logistik Catat Angkutan 22,9 Juta Ton

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:32:54 WIB
Distribusi Barang Nasional Lebih Lancar, KAI Logistik Catat Angkutan 22,9 Juta Ton

JAKARTA - KAI Logistik menutup 2025 dengan pengelolaan barang mencapai 22,9 juta ton. 

Capaian ini menunjukkan peran strategis perusahaan dalam industri logistik nasional, khususnya pada layanan berbasis kereta api. Batu bara tetap menjadi kontributor utama dengan volume sekitar 16,9 juta ton.

Layanan pra-purna BBM/BBK tercatat sebesar 3,1 juta ton, sedangkan layanan kontainer menyentuh 2,5 juta ton. Angkutan semen dan limbah B3 mencapai sekitar 432 ribu ton, sementara layanan kurir tercatat 65,6 ribu ton. Diversifikasi layanan ini menunjukkan kemampuan perusahaan menghadapi perubahan kebutuhan pasar.

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan bahwa tahun 2025 penuh dinamika dan tantangan industri. 

Meskipun volume mengalami sedikit penurunan dibandingkan 2024, perusahaan tetap membukukan pendapatan usaha tumbuh 4 persen menjadi Rp 1,1 triliun. Hal ini menegaskan kemampuan perusahaan mempertahankan kinerja di tengah fluktuasi industri.

Tantangan dan Peluang di Sektor Batu Bara

Dinamika industri batu bara memengaruhi kinerja volume perusahaan secara signifikan. Walaupun menghadapi tantangan di segmen ini, perusahaan mampu menyeimbangkan pertumbuhan dengan layanan lain. Segmen angkutan kontainer, Limbah B3, pra-purna BBM/BBK, dan ritel menjadi penopang pertumbuhan yang menjanjikan.

Volume angkutan kontainer meningkat 8 persen, didorong oleh penambahan rangkaian kereta api dan penguatan ekosistem logistik halal. 

Komitmen green logistics dengan pencantuman emisi karbon pada invoice pelanggan turut meningkatkan daya saing. Pertumbuhan ini menegaskan konsistensi KAI Logistik dalam meningkatkan kapasitas layanan kontainer.

Segmen Limbah B3 menjadi yang tumbuh tertinggi, yakni 37 persen, mencapai lebih dari 14.000 ton. Angka ini meningkat dari sekitar 10.000 ton tahun sebelumnya, menandai peningkatan signifikan pada layanan berstandar tinggi. 

Hal tersebut juga menunjukkan kemampuan perusahaan memanfaatkan peluang di sektor yang sebelumnya kurang dimaksimalkan.

Pertumbuhan Layanan Ritel dan Digital

Layanan ritel KAI Logistik mencatat pertumbuhan 11 persen sepanjang 2025. Ekspansi dilakukan dengan memperluas cakupan layanan hingga ke seluruh Indonesia. Perusahaan juga memperluas titik layanan service point dan memperkuat kemitraan strategis dengan berbagai pihak.

Inovasi layanan digital kurir melalui aplikasi KAI Logistik TRAX semakin memudahkan pelanggan. Penyempurnaan layanan termasuk perlindungan asuransi sepeda motor menambah nilai bagi konsumen. Strategi ini mendukung pertumbuhan ritel sekaligus meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi.

Selain itu, perusahaan mengembangkan layanan non-kereta api, seperti freight forwarding dan project logistics. Langkah ini memperkuat portofolio KAI Logistik dalam pengelolaan logistik berskala besar. Penambahan layanan non-kereta api menunjukkan kemampuan adaptasi perusahaan terhadap permintaan pasar yang beragam.

Penguatan Rantai Pasok dan Pergudangan

KAI Logistik melakukan penguatan rantai pasok melalui sektor pergudangan sepanjang 2025. Kapasitas layanan ditingkatkan dengan pembangunan gudang di Cirebon yang mengedepankan efisiensi energi. Fasilitas seluas 1.452 meter persegi ini dilengkapi teknologi manajemen energi dan panel surya on-grid berkapasitas 20.000 watt.

Pengembangan pergudangan ini mendukung efisiensi operasional sekaligus meminimalkan dampak lingkungan. Peningkatan fasilitas juga memastikan pelayanan lebih cepat dan handal bagi pelanggan. Investasi di sektor ini menunjukkan fokus perusahaan pada keberlanjutan logistik dan modernisasi infrastruktur.

Selain itu, penguatan rantai pasok juga membantu perusahaan menghadapi fluktuasi permintaan. Integrasi pergudangan dengan transportasi berbasis kereta api memperkuat efektivitas distribusi barang. Langkah ini menegaskan posisi KAI Logistik sebagai pemain utama dalam logistik nasional.

Pandangan ke Depan dan Komitmen Perusahaan

Capaian sepanjang 2025 menjadi fondasi perusahaan untuk menghadapi tahun 2026 dengan lebih kuat. Perusahaan berkomitmen meningkatkan kinerja operasional, kualitas layanan, dan daya saing di industri logistik. Strategi ini mencakup penyempurnaan layanan berbasis kereta api dan non-kereta api.

Berbagai upaya peningkatan berkelanjutan akan diterapkan untuk menjawab tantangan industri yang terus berubah. Fokus pada inovasi layanan ritel, digitalisasi, dan green logistics menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan. Komitmen ini memastikan KAI Logistik tetap menjadi andalan pengelolaan logistik nasional.

Dengan pencapaian dan strategi yang matang, perusahaan siap memaksimalkan potensi pertumbuhan di berbagai segmen layanan. Fokus pada efisiensi, ekspansi layanan, dan keberlanjutan menjadi kunci keunggulan kompetitif. Hal ini menunjukkan bahwa KAI Logistik akan terus berperan penting dalam industri logistik nasional.

Terkini