JAKARTA - Mengetahui tarif pasang baru PLN menjadi langkah penting sebelum mengajukan sambungan listrik untuk rumah, ruko, atau bangunan baru.
Dengan memahami detail biaya sejak awal, masyarakat dapat menyiapkan anggaran lebih matang. Hal ini juga membantu menghindari kendala saat proses pemasangan listrik berlangsung.
Memasuki awal tahun, biaya pemasangan listrik baru PLN masih tetap sama seperti sebelumnya. Ketentuan ini mengacu pada aturan tarif penyambungan tenaga listrik yang belum direvisi. Artinya, tarif pasang baru yang berlaku tahun-tahun sebelumnya tetap dipakai saat ini.
Pelanggan yang memahami rincian tarif dapat memilih daya listrik sesuai kebutuhan. Pengetahuan ini juga memudahkan dalam menyesuaikan anggaran dengan kapasitas dan jenis layanan. Dengan demikian, proses pemasangan menjadi lebih efisien dan terencana.
Komponen Biaya Pasang Listrik Baru
Besaran tarif pasang baru PLN ditentukan oleh dua komponen utama. Pertama, kapasitas daya listrik yang diajukan pelanggan. Kedua, jenis layanan listrik yang dipilih, yakni prabayar atau pascabayar.
Sebelum pemasangan dilakukan, pelanggan diwajibkan melunasi seluruh biaya pemasangan melalui kanal resmi PLN. Salah satu kanal yang paling mudah adalah melalui aplikasi PLN Mobile. Dengan cara ini, proses pembayaran menjadi lebih cepat dan aman.
Selain itu, pelanggan perlu memperhitungkan biaya tambahan lain. Misalnya token listrik perdana pada layanan prabayar yang sudah termasuk Pajak Penerangan Jalan. Ada juga biaya Sertifikat Laik Operasi (SLO) yang sifatnya opsional dan tergantung instalatir.
Rincian Tarif Listrik Prabayar
Untuk layanan prabayar, tarif pasang baru PLN dibedakan berdasarkan kapasitas daya listrik. Kapasitas 450 VA dikenai biaya Rp 421.000 dan 900 VA sebesar Rp 843.000. Sementara daya 1.300 VA memerlukan biaya Rp 1.218.000, 2.200 VA Rp 2.062.000, dan 3.500 VA Rp 3.391.500.
Pelanggan prabayar juga harus menyiapkan dana untuk token awal listrik. Dana ini sekaligus sudah mencakup Pajak Penerangan Jalan. Dengan persiapan yang matang, proses aktivasi listrik dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Biaya SLO menjadi pertimbangan tambahan jika menggunakan jasa instalatir tertentu. Biaya ini bersifat opsional dan bergantung pada kebijakan penyedia jasa. Meski begitu, kepemilikan SLO tetap dianjurkan demi keamanan instalasi listrik.
Rincian Tarif Listrik Pascabayar
Sementara untuk layanan pascabayar, tarif pasang baru PLN pada dasarnya sama dengan layanan prabayar. Kapasitas 450 VA dikenai Rp 421.000, 900 VA Rp 843.000, 1.300 VA Rp 1.218.000, 2.200 VA Rp 2.062.000, dan 3.500 VA Rp 3.391.500. Struktur tarif ini memudahkan perbandingan antarjenis layanan listrik.
Namun, pelanggan pascabayar perlu mempertimbangkan biaya tambahan berupa jaminan langganan. Selain itu, biaya SLO juga menjadi pertimbangan jika diperlukan. Dengan memperhitungkan semua biaya, pelanggan bisa menyiapkan dana secara tepat sebelum pemasangan.
Pemasangan pascabayar juga menuntut proses administrasi lebih lengkap. Hal ini memastikan seluruh prosedur terpenuhi sesuai ketentuan PLN. Dengan demikian, listrik dapat langsung aktif tanpa kendala teknis.
Cara Cek Tarif Pasang Baru Melalui Aplikasi
Untuk memastikan estimasi biaya sesuai kebutuhan, masyarakat dapat mengecek tarif pasang listrik baru melalui aplikasi PLN Mobile. Pertama, buka aplikasi dan pilih menu Simulasi Biaya. Selanjutnya masukkan kapasitas daya yang diinginkan serta pilih jenis layanan yang diinginkan.
Sistem akan menampilkan estimasi total biaya pemasangan listrik baru secara otomatis. Fitur ini memudahkan calon pelanggan dalam menentukan kapasitas daya listrik paling sesuai. Dengan begitu, anggaran dapat disiapkan secara tepat tanpa perhitungan manual.
Penggunaan aplikasi juga mempercepat proses persiapan sebelum pemasangan. Calon pelanggan dapat mencetak bukti estimasi atau menyimpan data untuk digunakan saat pembayaran. Hal ini membuat proses menjadi lebih efisien dan terstruktur.
Dengan memahami tarif pasang baru PLN dan langkah-langkah pengecekan biaya, masyarakat dapat merencanakan pemasangan listrik dengan lebih matang.
Memilih daya listrik yang sesuai dan memperhitungkan semua komponen biaya akan membuat proses lebih lancar. Persiapan yang baik memastikan listrik baru siap digunakan secara efektif dan aman.